Negosiasi alot masih terjadi antara Liverpool dengan Shakhtar Donetsk terkait transfer gelandang serang berusia 26 tahun asal Brasil, Alex Teixeira. Bahkan tawaran pertama Reds seharga 24 juta poundsterling ditolak mentah-mentah oleh klub asal Ukraina itu.

Teixeira pun geregetan melihat tingkah laku klubnya itu dan hanya bisa sabar menanti hasil negosiasi kedua klub, yang mana Liverpool langsung mengirim chief executive mereka, Ian Ayre untuk merampungkan transfer Teixeira.

“Tim (Shakhtar) menerima salah satu penawaran ofisial dari klub (Liverpool) dan tawaran itu ditolak, saya tidak tahu mengapa padahal itu tawaran yang bagus. Saya mencoba pergi tapi manajer dan presiden klub tak menginginkannya. Jadi sekarang saya menunggu dan coba bersabar,” ungkap Teixeira di ​Goal, Kamis (28/1).

“Sejauh ini hanya ada satu tawaran. Saya tak tahu nominalnya dan Shakhtar menolaknya. Klub menolak dan agen saya mencoba segalanya sebisa mungkin agar mereka bisa menerimanya dan saya bisa pergi ke Liverpool,” tegasnya.

Shakhtar sendiri mematok harga Texeira seharga 38 juta poundsterling dan Liverpool ingin melakukan penawaran dengan harga yang lebih murah.

Teixeira telah mencetak 22 gol dan dari 15 pertandingan musim ini, dan juga mengundang ketertarikan dari Chelsea. Dan sang pemain mengaku bermimpi bermain di Premier League, dengan Anfield sebagai tujuan berikutnya.

“Ya mereka klub besar (Liverpool) dan banyak pemain hebat yang sebelumnya berada di sana, akan menjadi sebuah kehormatan untuk menggunakan baju Liverpool. Cara saya bermain adalah selalu mencari celah mencetak gol, dan saya pikir bisa membantu dari segi tersebut bersama dengan pemain bertalenta yang mereka miliki,” papar Teixeira.

“Saya pernah bermain dengan (Philippe) Coutinho ketika kami kecil pada usia 10-11 tahun, dan bermain dengannya lagi akan jadi kehormatan. Bagi saya Premier League liga terbaik dunia dan saya ingin merasakannya dalam karier saya,” pungkasnya.