Luis Suarez mengaku bahwa ia merindukan atmosfer dan liga yang sulit diprediksi di Premier League, namun ia hanya akan kembali ke sana dengan bermain untuk Liverpool lagi.
Striker asal Uruguay tersebut berhasil menjadi bomber tajam di Anfield Stadium sebelum akhirnya hengkang ke Barcelona pada tahun 2014 senilai 75 juta pound. Hingga sejauh ini, Suarez sukses mencetak 61 gol dalam hanya 77 laga yang ia mainkan bersama The Catalans.
Dalam sebuah sesi wawancara eksklusif yang ia jalani bersama salah satu legenda Liverpool, Jamie Carragher yang kini aktif menjadi pandit, Suarez berbicara tentang perbedaan terbesar ketika ia bermain di Spanyol dan Inggris.
"Atmosfer pada pertandingannya. Di Premier League Anda takkan pernah sungguh-sungguh mengetahui apakah yang akan terjadi. Terdapat perbedaan yang sangat sedikit antara semua tim. Di sini, di luar tiga atau empat tim, terdapat sebuah perbedaan dengan tim yang lebih kecil," kata Suarez seperti dilansir DailyMail.
"Saya tak ingin bersikap tak hormat, namun terdapat beberapa pertandingan di mana Anda menemui media dan mereka berkata 'Mari lihat berapa banyak gol yang akan dicetak oleh Barcelona hari ini'."
"Di Premier League, Anda takkan pernah tahu apakah yang akan terjadi dan itulah yang saya rindukan. Atmosfer yang ada di dalam stadion, untuk semua yang sering mengkritik saya. Dukungan dari setiap orang di Anfield Stadium sangat luar biasa."






0 nhận xét:
Đăng nhận xét