Thứ Bảy, 13 tháng 2, 2016

5 Benda yang Sering Dilempar Suporter ke Lapangan Sepakbola

​Suporter sepak bola seperti dua sisi mata uang. Kehadiran mereka dibutuhkan sebagai pemberi semangat untuk para atlet yang sedang bertanding di atas lapangan. Namun, kemarahan mereka kerap berujung tidak menyenangkan. Dalam sepak bola, kemarahan suporter ditunjukkan dengan beberapa cara, salah satunya adalah dengan melempar objek-objek tertentu ke atas lapangan.

Lantas, benda-benda apa saja yang pernah dilempar ke atas lapangan dan menjadi perhatian banyak orang?


Semua tentang sepak bola ada di aplikasi FTB90. Download di App Store dan Play Store.


Chelsea v Tottenham Hotspur - Capital One Cup Final

​Koin adalah barang paling umum yang dilempar ke lapangan. Meski tak terlalu berbahaya, namun jelas mengganggu jalannya pertandingan. Beberapa pemain sepak bola pernah merasakan lemparan koin saat bermain, seperti Emmanuel Adebayor yang dilempari koin setelah melakukan selebrasi gol di hadapan pendukung Arsenal sebagai pemain Tottenham Hotspur.

4. Bola Tenis

VfB Stuttgart v Borussia Dortmund - DFB Cup

​Sepak bola sebagai industri bisa dibilang semakin membuat suporter tidak nyaman. Harga tiket yang melambung membuat suporter kesusahan untuk bisa menyaksikan timnya berlaga secara langsung. Setelah suporter Liverpool yang melakukan walkout, kini giliran suporter Borussia Dortmund yang melakukan aksi protes dengan melempari bola tenis ke lapangan.

Aksi protes suporter Dortmund itu dilakukan saat tim kesayangan mereka melakoni laga perempat final DFB Pokal melawan VFB Stuttgart di Marcedes-Benz Arena, Rabu (10/2). Laga itu sendiri berakhir dengan skor 3-1 untuk Dortmund dan membuat mereka melangkah ke babak semifinal.

Suporter Dortmund yang menyaksikan laga ini dengan berdiri dan pada menit ke-24 ribuan bola tenis pun terlihat beterbangan masuk ke tengah lapangan. Wasit yang kaget pun langsung menghentikan pertandingan sejenak dan para pemain pun terpaksa memunguti ratusan bola tenis itu ke luar lapangan. Aksi itu dilakukan para suporter setelah kenaikan harga tiket yang awalnya hanya dipatok sebesar 54 euro menjadi 70 euro dan yang paling murah 46 euro menjadi 60 euro.

​Satu lagi aksi lempar benda ke lapangan dengan motif rasisme terjadi. Kali ini menimpa bek kanan Barcelona Dani Alves pada laga menghadapi Villareal, 27 April 2015. Alves mendapatkan lemparan pisang dari tribun penonton tuan rumah saat sebelum mengekskusi sepak pojok.

Bukannya kesal atau mengadu ke wasit, Alves justru tak menghiraukan ejekan tersebut dan malah memungut pisang tersebut lalu memakannya.

2. Roti Babi

​Pemain Bayern Leverkusen, Hakan Calhanoglu mendapat perlakuan rasialis dari penonton saat kontra Schalke 04 pada laga Bundesliga Jerman, November 2015. Ketika Hakan bersiap melakukan sepak pojok, suporter Schalke mendadak melemparkan roti ke arahnya.

Roti tersebut kabarnya mengandung daging babi yang diharamkan bagi umat muslim seperti Hakan. Tapi alih-alih bersikap sinis, pemain yang dikenal memiliki tendangan bebas mematikan ini, justru memungut sejumlah roti untuk dicium dan ditempelkan ke dahinya. 

Reaksi Hakan yang begitu elegan ini pun mengundang pujian dan simpati dari banyak pihak Sepertinya pemain asal Turki itu belajar dari Alves dalam menghadapi isu-isu rasisme dalam sepak bola.

1. Kepala Babi

​Luis Figo adalah sosok pemain yang begitu dicintai publik Camp Nou sebelum ia memilih 'berkhianat' dengan pindah ke Real Madrid pada 2000.

Pada laga semifinal Champions League musim 2001/2002, Figo mengunjungi Camp Nou dengan seragam Madrid. Ketika hendak melakukan tendangan sudut, beberapa benda terlempar ke sisinya. Tak hanya dilempari obyek-obyek seperti kulit jeruk, botol, pemantik api dan telepon genggam, namun juga kepala babi goreng yang dibakar Cules khusus untuknya.

0 nhận xét:

Đăng nhận xét