Manajer Chelsea, Guus Hiddink, menganggap manajer-manajer dari luar Inggris harus beradaptasi dalam gaya bermain yang digemari di negara tersebut apabila tidak ingin mendapat kritik yang tinggi dari para penonton.
"Pengaruh dari manajer (terhadap gaya bermain tim) memang ada, namun pengaruh dari budaya sepak bola Inggris juga dapat terlihat secara jelas. Masyarakat menyukai gaya bermain yang cepat. Apabila seorang manajer ingin mengubahnya, hal tersebut tidak akan diterima," ujar Guus Hiddink dalam sebuah wawancara seperti dilansir dari Daily Mail.
Pernyataan Guus Hiddink tersebut mengacu pada pesaingnya di Manchester United, Louis van Gaal, yang akan dihadapi timnya di Stamford Bridge pada Minggu (7/2). Van Gaal saat ini sering mendapat kritik terkait gaya bermain United yang dianggap membosankan.
"Pep Guardiola senang timnya bermain dengan sepak bola yang atraktif. Berbeda dengan manajer yang mungkin hanya mengutamakan penguasaan bola dan memainkan bola di daerah mereka sendiri. Inggris tidak memperbolehkan hal tersebut," lanjut Hiddink terkait preferensi gaya bermain masyarakat Inggris.
Hiddink mengatakan gaya bermain yang mengutamakan penguasaan bola sebenarnya tidak memiliki masalah, yang penting adalah tim yang menggunakan gaya bermain tersebut memiliki kualitas yang memadai untuk memanfaatkan dominasi yang mereka terapkan selama pertandingan untuk mencetak gol dan meraih kemenangan dengan cara yang menghibur.






0 nhận xét:
Đăng nhận xét