​Mantan penjaga gawang Manchester United, Victor Valdes, mengaku bahwa dirinya sama sekali tak memiliki dendam atas perlakuan yang diterimanya dari Louis van Gaal dalam enam bulan terakhir sebelum pindah ke Standard Liege.

Kiper asal Spanyol itu didatangkan Manchester United pada Januari 2015 setelah dilepas Barcelona dalam kondisi cedera lutut cukup parah. Namun, situasinya di United menjadi rumit pada musim panas 2015 setelah Van Gaal mengaku bahwa ia membuang Victor Valdes dari skuat utama karena menolak berlatih dengan tim U21.

Valdes kemudian dibiarkan menjalani latihan seorang diri selama enam bulan tanpa status anggota skuad sebelum akhirnya pindah ke klub Belgia, Standard Liege, pada Januari 2016.

Setelah berseragam Liege, Valdes mengaku bahwa dirinya akan selalu berterima kasih atas kontribusi Van Gaal dalam perjalanan karirnya.

"Saya tidak memiliki masalah dengan Louis van Gaal. Dia menemukan saya ketika saya berumur 20 tahun Dia adalah satu-satunya pelatih yang, pada saat itu, mengatakan, 'Saya ingin kamu masuk tim utama'," kata Valdes dilansir ​Mirror.

"Dan setelah cedera ligamen lutut (pada 2014), dia adalah orang pertama yang mendekati saya untuk bermain di Manchester United. Saya berterima kasih kepadanya dan tidak akan pernah melupakan itu. Dia memberi saya pertandingan pertama saya setelah cedera saya."

Mengenai keputusannya pinah ke Belgia, Valdes mengungkapkan bahwa itu adalah satu-satunya untuk bisa kembali bermain di atas lapangan.

"Ini sangat sederhana, saya punya dua pilihan: tinggal di Manchester tapi tidak bermain atau pergi ke Standard, untuk menikmati sepak bola saya, fans dan, di atas semua, untuk kembali merasa seperti pemain sepak bola dan untuk dapat berlatih setiap hari."