Sedianya manajer Manchester United, Louis van Gaal menerima hasil akhir 1-1 oleh tuan rumah Chelsea di Stamford Bridge pada pekan 25 Premier League. Pasalnya Red Devils bermain aktraktif dan menyerang. Namun ada satu hal yang membuat Van Gaal geram.
Yakni keputusan wasit yang memimpin pertandingan, Michael Oliver. Bukan keputusan perihal pelanggaran atau hal lainnya yang disesali eks pelatih Timnas Belanda, melainkan tindakan Oliver saat meniup peluit panjang tanda habisnya pertandingan.
Dan Van Gaal kesal kepada Oliver karena dua kali melakukannya saat Wayne Rooney dan kawan-kawan sedang membangun serangan, yakni di babak pertama dan kedua. Menurut Van Gaal, Oliver seharusnya menghentikan laga saat waktu tambahan berakhir dan saat tim tidak lagi dalam kondisi menyerang.
“Mudah saja (ketika memutuskan meniup peluit). Ketika Anda meniup peluit tanda habisnya pertandingan, Anda harusnya membunyikan di enam menit tambahan waktu dan tidak memperbolehkan sepak pojok, jika tidak Anda membiarkan laga berlanjut,” ucap Van Gaal mengkritik Oliver di Manchester Evening, Senin (8/2).
“Kami sedang melakukan serangan balik dan dia membunyikan peluit, dan juga melakukannya di babak pertama. Dua kali berlawanan dengan Manchester United dan saya tidak berpikir itu adil,” lanjutnya.
Louis Van Gaal argued with the fourth official because the referee blew the whistle when we were on the counter attack twice in the game. …
— Red Ball (@m60redball) February 7, 2016
“Saya pikir ketika Anda memutuskan sebagai wasit memberikan waktu tambahan enam menit pada saat Anda memberi mereka tendangan sudut. Maka Anda seharusnya memperbolehkan serangan balik ketika ada ruang yang terbuka lebar,” keluh Si Tulip Besi.
Van Gaal: "The referee gave a lot of free-kicks in the last period."
— The ManUtd Blog (@the_manutd_blog) February 7, 2016
Di laga itu sendiri pencetak golnya adalah Jesse Lingard untuk United, dan Diego Costa untuk Chelsea. Hasil ini juga membuat United terpaut enam poin dengan Manchester City yang ada di peringkat empat, dan 12 poin dari pemuncak klasemen sementara, Leicester City.
Sedangkan Chelsea masih tertahan di peringkat 13 dengan raihan 30 poin, hasil tujuh kali menang, imbang dan kalah sembilan kali.






0 nhận xét:
Đăng nhận xét