Bursa transfer pemain musim dingin untuk klub-klub Eropa telah berakhir, namun rumor seputar transfer musim panas di akhir musim 2015/16 sangat seru untuk disimak. Salah satu klub yang dihubungkan dengan banyak pemain adalah raksasa Premier League, Manchester United.
Red Devils belakangan memang santer dengan pemberitaan pergantian manajer dari Louis van Gaal ke beberapa calon, seperti Jose Mourinho, Mauricio Pocchetino, dan Antonio Conte. Namun transfer pemain juga dibicarakan saat ini.
Salah satu pemain yang terus dipantau United menurut media Prancis L’Equipe (12/2) sepanjang musim ini, adalah gelandang Prancis yang bermain di Olympique Marseille, Lassana Diarra. Pemain berusia 30 tahun kembali beken namanya musim ini, setelah Marseille mendatangkannya dari klub Rusia, Lokomotiv Moscow di awal musim ini.
Nama Diarra memang tidak asing lagi didengar dan beberapa tahun belakangan menghilang karena ia beredar di Rusia sejak 2012, setelah memutuskan hengkang dari Real Madrid. Setelahnya Diarra bermain di Anzhi Makhachkala, dan Lokomotiv Moscow.
Namun keputusannya tepat kembali ke Prancis. Pasalnya Diarra menemukan kembali permainan terbaiknya di skuat asuhan Michel hingga ia dilirik Inter Milan dan Juventus Januari lalu.
Bahkan penegasan kembalinya Diarra ke performa terbaiknya terlihat, kala Didier Deschamps memanggilnya kembali ke Timnas Prancis. Diarra juga jadi pemain terbaik pada September 2015.
Jika United benar tertarik dan merekrutnya nanti ke Old Trafford, maka beberapa keuntungan akan dimiliki mereka. Diarra disinyalir takkan butuh waktu lama beradaptasi di Inggris, karena pernah bermain di Chelsea (2005-2007), dan Arsenal (2007-2008).
Selain itu Diarra kenyang pengalaman dan semakin muda beradaptasi dengan keberadaan pemain Prancis di United, mereka adalah Morgan Schneiderlin dan Anthony Martial.
Diarra juga memiliki mental yang kuat, dan hal itu dibuktikannya saat ia bermain di laga persahabatan internasional Timnas Prancis melawan Wembley, meski beberapa hari sebelumnya saudara sepupunya meninggal tragis dalam serangan teror di Paris.






0 nhận xét:
Đăng nhận xét