Sejak didatangkan dari Penarol pada 2013, Guillermo Varela disekolahkan Manchester United ke Real Madrid Castilla untuk menambah jam terbangnya di Eropa. Dan ia kembali pada 2015 untuk bertarung merebutkan tempatnya di United, dan musim ini Varela mendapatkan kesempatan unjuk gigi di tim utama Setan Merah.

Manajer United, Louis van Gaal memberinya kesempatan mentas di empat laga United musim ini. Empat laga itu yakni melawan AFC Bournemouth, West Ham United, Derby County, dan fase grup Champions League melawan VFL Wolfsburg.

Kesempatan mentas itu pun tak disia-siakan Varela untuk mengenal gaya bermain tim dan beradaptasi dengan kultur sepak bola Inggris. Bek sayap Uruguay berusia 23 tahun itu pun mengaku telah jauh berkembang kini, dan telah beradaptasi 100 persen dengan pertandingan Premier League.

“Saat ini saya bisa berkata telah beradaptasi 100 persen dengan pertandingan di Inggris. Saya terbiasa dengan kecepatan dan juga fisik sekarang. Saya pikir saya belajar segalanya, dan saya benar-benar berkembang dan belajar aspek fisik permainan saya,” ungkap Varela diberitakan ​Goal, Kamis (11/2).

“Bermain melawan Wolfsburg memberikan saya ketenangan pribadi untuk berkata bahwa saya bisa berkompetisi pada level Champions League, saya tahu bisa di sana dan bermain. Setelah beberapa kali di skuat dan bermain, Anda mulai merasa bahwa Anda mampu menembus starting eleven dan tampil di level yang dibutuhkan tim,” paparnya.

Meski kepercayaan diri Varela tengah meninggi, ia tak mau besar kepala dan berjanji akan terus bekerja keras untuk mengembangkan permainannya. Varela pun ingin lebih lama lagi bersama dan meraih trofi bersama Red Devils.

“Tapi tentu saja saya harus terus bekerja keras dan mencoba memenangi hati pelatih. Pertama, saya suka berada di Manchester United, saya ingin menikmati karir panjang di sini dan memenangi segalanya. Lalu saya juga ingin bermain di Timnas Uruguay,” urai Varela.