Sensasi klub-klub asal Tiongkok saat mendatangkan pemain-pemain beken Eropa terus berlanjut. Guna menghadapi Chinese Super League 2016, klub-klub seperti Jiangsu Suning, Guangzhou Evergrande, dan Hebei China Fortune memboyong Ramires, Fredy Guarin, Gervinho, dan terbaru Jackson Martinez dari Atletico Madrid.
Martinez memecahkan rekor transfer termahal sepak bola China kala memutuskan hengkang ke Negeri Tirai Bambu dan bergabung dengan Guangzhou Evergrande. Sensasi itu berpotensi terjadi kepada gelandang serang Brasil yang bermain di Shakhtar Donetsk, Alex Teixeira.
Klub asal Ukraina mengonfirmasi penjualan pemain berusia 26 tahun itu ke Jiangsu Suning dan membuat Liverpool gigit jari.
Pasalnya Reds klub yang ngebet mendatangkan Teixeira pada bursa transfer musim dingin, dan telah memberi penawaran yang ditolak mentah-mentah Shakhtar. Padahal sang pemain sudah terang-terangan menyatakan keinginannya bermain di Anfield.
Konfirmasi penjualan Teixeira itu diungkapkan oleh manajer klub Ukraina tersebut, Mircea Lucescu. Ia juga menjelaskan bahwa transfer belum rampung selesai, karena Shakhtar masih menunggu tindakan dari Jiangsu Suning.
Apalagi sebelumnya pemain Milan yang merupakan mantan rekan setim Teixeira, Luiz Adriano urung bergabung dengan klub asuhan Dan Petrescu. Disinyalir ia mengubah pikirannya setelah melihat fasilitas klub Jiangsu.
“Memang benar kami telah menjualnya (Teixeira) ke Tiongkok. Tapi kami akan menunggu sebentar lagi untuk menyelesaikannya, terutama setelah apa yang terjadi dengan Luiz Adriano. Tapi dari kami, semuanya telah dikonfirmasi,” ungkap Lucescu kepada ESPN Brasil, Jumat (5/2).
Bintang asal Brasil yang mencetak 26 gol untuk Shakhtar di seluruh kompetisi musim ini diyakini akan pergi ke Jiangsu di harga 50 juta euro. Jika jadi gabung Jiangsu, maka eks pemain Vasco da Gama akan bergabung dengan Ramires di Nanjing Olympic Sports Center.






0 nhận xét:
Đăng nhận xét