9. Hasil Produk Akademi Schalke yang Juga Menghasilkan Mesut Ozil dan Manuel Neuer
Tiba di Schalke dari Bochum saat masih berusia delapan tahun, Joel Matip dibimbing di akademi Schalke yang telah menghasilkan pemain-pemain kelas dunia, seperti Mesut Ozil, Julian Draxler, Manuel Neuer, dan Benedikt Howedes.
8. Mencetak Gol Debut Melawan Tim Asuhan Van Gaal
Sembilan tahun setelah tiba di Schalke, Joel Matip pun diberikan kesempatan untuk melakukan laga debutnya melawan Bayern Munchen yang saat itu diasuh Louis Van Gaal. Matip muda pun mengejutkan publik sepak bola Jerman dengan membobol gawang Bayern di laga yang berakhir 1-1 dan dinobatkan sebagai Man of the Match.
Fans Liverpool tentunya tidak akan keberatan bila Matip kembali membobol tim asuhan Van Gaal di Premier League.
7. Dapat Bermain di Berbagai Posisi
Seperti pemain Bundesliga terakhir yang diboyong Liverpool, Emre Can, Joel matip juga merupakan pemain serba bisa yang telah bermain di berbagai posisi, dari bek tengah, bek kanan, bek kiri, gelandang bertahan, dan bahkan sempat dimainkan sebagai striker saat masih muda.
6. Dijuluki "The New Benatia"
Akibat gaya permainan Matip yang serba bisa dan mempunyai beberapa kualitas yang berbeda, seperti kecepatan, kekuatan, dan teknik, tidak banyak pesepakbola top saat ini yang gaya bermainnya persis seperti Matip.
Namun satu pemain yang dianggap paling mencerminkan Matip adalah bek Bayern Munchen, Mehdi Benatia, yang telah memperkuat Bayern 21 kali dan mencetak dua gol musim ini.
5. Sepupu Matip Sempat Bermain di Premier League
Matip dibesarkan di 'keluarga sepak bola', dimana kakak kandungnya, Marvin Matip juga merupakan pemain Timnas Kamerun saat ini. Dan Joel bukanlah orang pertama di keluarganya yang pernah memeriahkan Premier League, dimana sepupunya, Joseph Desire Job sempat memperkuat Middlesbrough di BPL selama tujuh tahun (2000-2006).
4. Rival Utama Tim Asuhan Klopp di Bundesliga
Klub Matip, Schalke adalah musuh bebuyutan Borussia Dortmund yang sempat menjadi tim asuhan Jurgen Klopp sebelum menangani Liverpool. Bahkan Matip sempat mengantar Schalke meraih titel DFL- Supercup dengan mengalahkan tim Dortmund asuhan Klopp di musim 2011/12 lewat adu penalti.
3. Pemain Kamerun Kedua yang Pernah Memperkuat Liverpool
Joel Matip tidak akan menjadi pemain Kamerun pertama yang berbaju The Reds, pasalnya bek tengah lain, Rigobert Song juga sempat memperkuat Liverpool di era Manajer Gerard Houllier, sebelum akhirnya dilepas ke West Ham di tahun 2000.
2. Mencetak 10 Gol Lebih Banyak dari Jack Wilshere
Joel Matip mempunyai catatan gol dan assist yang cukup luar biasa untuk seorang pemain yang lebih banyak bermain sebagai bek tengah di karirnya itu, dengan total 17 gol (23 gol bila menghitung seluruh kompetisi).
Bila dibandingkan dengan pemain top di usia yang sama (24 tahun), gelandang Arsenal Jack Wilshere hanya mengoleksi tujuh gol hingga saat ini.
Matip telah mengoleksi tiga gol dan tiga assist musim 2015/16 ini bersama Schalke. Secara total, Matip mempunyai rata-rata satu gol setiap 10 laga.
1. Mempunyai Catatan Statistik yang Melebihi Semua Bek Liverpool Musim Ini
Meski Schalke hanya bertengger di posisi kelima Bundesliga saat ini, catatan statistik Matip cukup impresif. Ia mencatat rata-rata 3,2 penghalauan bola per laga, lebih dari pemain-pemain Liverpool, dan memenangkan rata-rata 3,3 duel di udara.
Matip juga melakukan 19 blok terhadap tembakan lawan, lebih banyak dari bek-bek Liverpool saat ini, dan mempunyai rata-rata 0,5 operan kunci per laga dan 83 persen akurasi operan, yang lagi-lagi, tertinggi dibandingkan bek-bek Liverpool saat ini.






0 nhận xét:
Đăng nhận xét