Thứ Ba, 2 tháng 2, 2016

7 Pemain yang Posisinya Terancam dengan Kedatangan Guardiola ke City

​Menyambut kedatangan Pep Guardiola sebagai manajer Manchester City musim depan, dalam daftar tim senior saat ini tampaknya tak semua akan mampu bertahan.

Guardiola punya filosofi khas, yaitu ingin menampilkan permainan dengan aliran bola yang sangat cair. Maka siapa saja yang akan terancam?

7. Pablo Zabaleta

Manchester City v Crystal Palace - Premier League

​17 Januari lalu Pablo Zabaleta telah mencatat rekor 200 kali membela Manchester City sejak direkrut dari Espanyol tahun 2008. Dengan berkurangnya waktu bermain saat ini dan usia yang tidak lagi muda, Pep sangat mungkin akan mengganti perannya dengan pemain-pemain muda yang lebih sesuai.

6. Alexandar Kolarov

Norwich City v Manchester City - The Emirates FA Cup Third Round

​Selain sudah melewati usia emas, Kolarov bukan tipe bek yang cocok dengan permainan Pep Guardiola. Manajer yang dikaitkan dengan gaya tiki-taka itu butuh bek yang tidak cuma mengoper atau menebas lawan.

Pep butuh bek-bek yang bisa menahan bola dan Kolarov tak cukup meyakinkan untuk peran semacam itu.

5. Fernando Reges

Melbourne City v Manchester City

​Fernando musim ini sesekali muncul sebagai pemain pengganti. Ia baru main 37 kali sejak didatangkan dari Porto tahun 2014. Di Timnas Brasil Fernando tak terpakai, lalu pindah menjadi warga Portugal namun tetap tak masuk skema mereka.

Dengan kurangknya kemampuan yang telah ditunjukkan, Fernando tampaknya bukan pilihan utama atau malah mungkin akan dijual.

4. Samir Nasri

Crystal Palace v Manchester City - Premier League

​Gelandang Prancis berumur 28 tahun ini bahkan sudah disingkirkan dari tim Champions League oleh Manuel Pellegrini. Posisinya bisa makin terancam jika Pep datang dan menginginkan pemain tengah yang lebih sesuai dengan pola taktiknya.

Nasri sudah kalah bersaing dengan Kevin De Bruyne dan Pep tampaknya suka pemain muda yang masih bisa dibentuk.

3. Jesus Navas

Aston Villa v Manchester City - The Emirates FA Cup Fourth Round

Gaya ​Navas sejauh ini lebih mirip gelandang sayap Inggris. Ia berlari lurus ke depan lalu mengumpan silang atau terobosan. Jesus Navas jarang terlihat menahan atau mengolah bola terlebih dulu.

Pep tidak suka pemain yang hanya menjadi pelari cepat saja. Ia butuh tukang dribel juga di sayap.

2. Wilfried Bony

FBL-ENG-PR-MAN CITY-SUNDERLAND

​Guardiola lebih menyukai penyerang yang bisa mengolah bola, sementara Wilfried Bony adalah tipe striker murni. Dengan filosofi permainan yang sudah dipertunjukkan Pep di Barcelona dan Bayern Munchen, di mana penguasaan dan aliran bola sangat cair, Bony tampaknya tak akan bertahan.

1. Yaya Toure

Manchester City v Everton - Premier League

​Yaya Toure langsung kehilangan peran di tim inti Barcelona ketika Pep Guardiola menjadi manajer pada 2008. Guardiola lebih memilih Sergio Busquets dan itulah alasan Toure hengkang.

Dengan kedatangan mantan manajer yang tak meyakini kemampuannya, Toure kemungkinan tak mau bertahan, selain karena ia sudah berumur 33 tahun.

0 nhận xét:

Đăng nhận xét