Gol dalam sebuah pertandingan sepakbola bisa terjadi dengan banyak cara. Mulai dari gol yang tidak disengaja, bunuh diri, hingga gol spektakuler yang mungkin terus dikenang dalam sejarah sepak bola dunia.
Dan berbicara gol spektakuler. Gol-gol seperti itu mungkin menjadi sarapan bagi pemain-pemain bertaraf bintang dunia seperti Zlatan Ibrahimovic, Lionel Messi, dan Cristiano Ronaldo.
Namun bagaimana konteksnya jika gol-gol luar biasa itu diciptakan pemain yang tidak diyakini dapat mencetak gol tersebut? Tentu efeknya akan lebih terasa, apalagi jika yang menciptakan gol tersebut adalah seorang bek.
Siapa pemain-pemain yang mampu mencatatkan namanya di pencetak gol terbaik dalam sejarah sepak bola tersebut? Berikut ketujuh nama tersebut.
Aplikasi sepak bola terbaik dari FTB90. Download di App Store dan Play Store.
7. Matt Ritchie (Premier League 2015/16)
Seorang winger alias penyerang sayap yang bermain di tim-tim gurem seperti Dagenham & Redbridge, Notts County, dan Swindon Town mencetak salah satu gol terbaik di Premier League musim ini.
Melawan Sunderland pada 19 September 2015. Ritchie menerima bola liar hasil sapuan Yann M’Villa dari sepak pojok Charlie Daniels, mengontrol bola dengan dadanya dan melepaskan tendangan geledek yang menghujam gawang Sunderland. Bournemouth pun meraih kemenangan pertama Premier League di markas mereka.
6. Alan (Europa League 2013/14)
Bertepatan di fase grup Europa League 2013/14 antara Standard Liege kontra Red Bull Salzburg di Stade de Sclessin. Seorang pemain asal Brasil bernama lengkap Alan Douglas Borges de Carvalho mencetak gol penutup kemenangan yang indah.
Alan menyambar bola lambung dengan sepakan akrobatik pada menit 58 merobek gawang Yohann Thuram-Ulien. Dan Salzburg menang dengan skor 3-1.
Nama Alan tidak masuk radar klub-klub besar Eropa dan saat ini penyerang berusia 26 tahun bermain di Chinese Super League bersama Guangzhou Evergrande.
5. Samuel Umtiti (Europa League 2012/13)
Bek potensial Prancis melakukan gol spektakuler pada laga Europa League 2012/13 melawan Tottenham Hotspur. Umtiti yang dipasang sebagai bek kiri oleh Remy Garde menunjukkan kesigapannya dalam berspekulasi.
Pemain berusia 22 tahun melepaskan tendangan kencang yang membuat kiper Spurs terdiam. Saking kencangnya, bola yang datang terlihat membelok ke kiri gawang tim asal London Utara itu.
Bek tak melulu tentang bertahan rupanya.
4. Peter Crouch (Champions League 2006/07)
Di Champions League 2006/07. Liverpool menang 3-2 melawan klub Turki, Galatasaray dan salah satu gol Reds diciptakan indah oleh Peter Crouch.
Hal yang mengejutkan dari gol indahnya itu, adalah cara unik Crouch mencetak gol. Crouch sedianya penyerang yang jangkung dan diandalkan dalam duel bola udara, hingga banyak golnya yang berasal dari sundulan kepalanya.
Tapi melawan Galatasaray. Crouch yang jangkung dan kurus melakukan tendangan salto, menakutkan bagi bek-bek yang ingin menghadangnya karena posturnya yang tinggi.
3. Philippe Mexes (Champions League 2012/13)
AC Milan menang 3-1 kontra Anderlecht di Champions League musim 2012/13. Salah satu gol ke gawang klub asal Belgia diciptakan dengan luar biasa oleh pemain yang berposisi sebagai bek, Mexes.
Menerima bola umpan lambung dari situasi tendangan bebas. Mexes mengontrol bola dengan dadanya, membalikkan badan dan melakukan tendangan salto dari luar kotak penalti. Bola pun merobek gawang Anderlecht dan dinobatkan sebagai gol terbaik musim itu.
Gol Mexes lebih bermakna dari gol salto Ibrahimovic ke gawang Timnas Inggris karena ia seorang bek tengah. Hal itu memunculkan fakta bahwa bek pun juga bisa mencetak gol indah.
2. Dele Alli (Premier League 2015/16)
Selain Ritchie, pecinta Premier League juga telah memiliki nominasi dua gol terbaik musim ini pada diri Jamie Vardy dan Dele Alli. Khusus nama terakhir, ia mencetak gol yang spektakuler dan juga elegan kala melawan Crystal Palace pada 23 Januari 2016 di Premier League.
Alli menunjukkan bakatnya mengolah bola dengan kemampuan tekniknya mengontrol bola, mencongkel bola melewati Mile Jedinak, memutar badan dan melepaskan tembakan tepat merobek jala gawang Wayne Hennessey.
Hal itu menunjukkan banyak hal mulai dari potensinya yang mulai tercium klub-klub besar hingga mengindikasikan calon bintang masa depan Timnas Inggris. Ia tak kalah hebatnya dengan Ross Barkley yang kerap dijuluki next Paul Gascoigne.
1. Jamie Vardy (Premier League 2015/16)
Gol yang masih hangat di benak pikiran pada pekan 24 Premier League di King Power. Pergerakan simpel dan berbuah gol, berkat kejeniusan Vardy melihat situasi dan menempatkan bola ke posisi yang diinginkannya.
Riyad Mahrez mengirim bola lambung ke depan, bola memantul sekali dan striker berusia 28 tahun melepaskan tembakan voli yang tak dapat diraih Simon Mignolet. Vardy mencetak dua gol kemenangan 2-0 Leicester City atas Liverpool, dan ia merajai top skor Premier League dengan 18 gol.






0 nhận xét:
Đăng nhận xét