Menjalani profesi sebagai manajer atau pelatih sepak bola bukan hal yang mudah dilakukan. Banyak pemain-pemain yang sebelumnya tampil gemilang saat bermain, bahkan disebut legenda, gagal melanjutkannya saat beralih profesi sebagai pelatih.
Beberapa di antaranya terjadi saat pemain yang kini pensiun itu melatih mantan klubnya, atau saat memutuskan melatih klub luar negeri. Siapa saja pemain-pemain tersebut? Berikut lima pemain yang dirangkum ftb90.
5. Gennaro Gattuso
Ganas di lini tengah saat masih aktif bermain dan legenda AC Milan. Gattuso juga jadi andalan Timnas Italia sebagai tukang perebut bola di lini tengah. Ia juga dikenal sebagai pria yang galak dan vokal dalam berbicara.
10 gelar ia persembahkan untuk Rossoneri di masa kejayaannya. Dan Gattuso tak melakukan hal yang sama di Sion (2013), Palermo (2013), OFI Crete (2014/15), dan Pisa (2015). Bahkan lebih parahnya lagi di Palermo, Gattuso hanya menjalani enam laga perdana di Serie B dengan hasil dua menang, sekali imbang, dan tiga kali kalah sebelum dipecat Maurizio Zamparini.
4. Gary Neville
Terlalu prematur memang jika menyebut Neville gagal sebagai manajer di Valencia. Tapi statistik berbicara banyak dan Neville tak pernah membawa Los Che meraih kemenangan di La Liga.
Bahkan di laga terakhirnya Valencia tak mampu memberi perlawanan kepada Barcelona di Copa del Rey dan kalah 0-7! Kekalahan kedua beruntun di dua laga terakhir. Sejauh ini legenda United yang dipuja di Old Trafford gagal sebagai pelatih Valencia menggantikan Nuno Espirito Santo.
3. Clarence Seedorf
Seedorf hanya melatih satu klub, yakni AC Milan pada 2014. Tapi ia hanya bertahan selama empat bulan di klub yang membesarkan namanya sebagai legenda, dan salah satu pesepakbola terbaik Eropa.
Seedorf namun dipecat pada 9 Juni 2014 karena dianggap tak mampu mengangkat permainan Il Diavolo Rosso. Alhasil di klub pertama ia menjalani profesi sebagai pelatih, Seedorf sudah dicap gagal dan gagal menularkan kegemilangannya saat bermain ke pekerjaannya sebagai pelatih.
2. Filippo Inzaghi
Kejadian yang sama menimpa mantan rekan setim Seedorf, Inzaghi yang menggantikan tugasnya pada musim 2014/15. Inzaghi hanya memiliki pengalaman melatih Milan primavera dan langsung dipromosikan sebagai pelatih tim senior.
Pada awalnya gaya melatih Inzaghi yang kental dengan permainan Milan yang agresif sempat memunculkan harapan baru. Tapi lambat laun performa Milan menurun hingga akhirnya Inzaghi mengulangi nasib Seedorf, dan dipecat pada 4 Juni 2015.
Inzaghi padahal dahulu dikenal sebagai predator di depan gawang lawan dan disebut sebagai striker oportunis. Tapi sebagai pelatih kemujurannya sirna, dan Inzaghi gagal menjalaninya.
1. Diego Maradona
Siapa yang tidak mengenal Maradona? Pemilik gol tangan Tuhan yang ikonik dan dianggap salah satu pesepakbola terbaik sepanjang masa, yang mampu membawa Argentina menjuarai Piala Dunia Meksiko 1986.
Ia juga dianggap sebagai dewa di Napoli karena seorang diri mengangkat performa tim meraih scudetto dua kali pada 1987 dan 1990.
Namun siapa sangka kegemilangannya sebagai pemain itu tidak menular saat beralih profesi menjadi pelatih. Maradona tidak pernah lama melatih klub dan tidak memiliki kemampuan spesial sebagai pelatih laiknya saat ia bermain.
Maradona melatih Mandiyu de Corrientes (1994), Racing Club de Avellanada (1995), Timnas Argentina (2008-2010), dan klub Uni Emirat Arab (UEA), Al Wasl (2011-2012).






0 nhận xét:
Đăng nhận xét