Mantan asisten Tim Nasional Belanda, Korea Selatan, dan Rusia di bawah kepelatihan Guus Hiddink, Raymond Verheijen, mengkritik perlakuan Manchester United terhadap Memphis Depay.
Verheijen yang juga pernah bekerja di Barcelona, Zenit Saint Petersburg, Chelsea, dan Manchester City ini menyebut bahwa perlakuan Setan Merah kepada Depay malah membuat pemain yang didatangkan pada musim panas 2015 tersebut sulit berkembang.
"Dia (Depay) pindah dari PSV Eindhoven ke Manchester United, yang artinya kecepatannya harus naik. Kecepatan permainan dan dalam latihan di Eredivisie Belanda lebih rendah dari di Manchester United, dalam latihan dan pertandingan di Premier League. Untuk Memphis Depay, ia harus berjalan lebih cepat," kata Verheijen dilansir Express.
Verheijen menyesalkan keputusan Manchester United dan Louis van Gaal yang menurutnya terlalu cepat membebani Depay sebagai pemain tim inti.
Semua tentang sepak bola selengkapnya ada di Aplikasi FTB90. Dapatkan di App Store dan Play Store.
"Itu berarti bahwa Anda harus mengurangi volume untuknya, ia harusnya lebih sedikit berlatih dan bermain agar tubuhnya terbiasa dengan tempo tinggi dan saat ia sudah berada dalam kecepatan yang diharapkan secara bertahap, Anda dapat meningkatkan jumlah sesi latihan dan menit bermainnya ke level tim."
"Kemudian, setelah beberapa bulan, tubuhnya akan terbiasa dengan kecepatan permainan di level Premier League.






0 nhận xét:
Đăng nhận xét