Manchester United merupakan klub bersejarah dunia dan sukses Inggris yang memiliki banyak basis fans dunia, serta pemain-pemain yang menjadi legenda. Dari banyaknya legenda itu, dua nama menjadi panutan untuk Matteo Darmian yang baru diboyong awal musim ini dari Torino.
Darmian yang notabene full back atau bek sayap berhasrat untuk mengikuti jejak Patrice Evra dan Gary Neville. Mereka eks pemain United yang total meraih 27 trofi prestisius bersama Setan Merah dan menetapkan standar permainan tinggi sebagai bek kiri serta kanan tim.
Bek berusia 26 itu pun tahu gemerlap sejarah Neville dan Evra. Apalagi Darmian pernah bermain musim lalu di Serie A melawan Evra yang baru bergabung dengan Juventus, tapi menunjukkan mental juara dan pemenang di usia 33 tahun.
Semua tentang sepak bola selengkapnya ada di Aplikasi FTB90. Dapatkan di App Store dan Play Store.
“Mereka (Neville dan Evra) dua full back yang menciptakan sejarah sepak bola, tak hanya di Manchester United tapi juga dunia. Saya pernah melihat mereka berdua bermain, mereka telah menjadi dua pilar penting bagi United. Mereka berkontribusi dengan kesuksesan klub,” terang Darmian di Manchester Evening, Rabu (20/1).
“Patrice bermain di Italia musim lalu jadi saya punya kesempatan mengontaknya lebih sering. Saya bermain melawannya dua kali di laga derby (melawan Juventus) dan di Italia dia membuktikan mental juara seperti masanya di United,” lanjutnya.
“Jelas Gary Neville kapten United dan legenda klub, kemenangan-kemenangan dan trofi yang dia raih, ceritanya menceritakan segalanya, keduanya pemain juara,” imbuh Darmian.
Tak mudah mengikuti kiprah dan menapaki jejak kedua pemain itu. Tapi Darmian menjadikan Neville dan Evra sebagai dorongan motivasi untuk mencapai level permainan tertinggi.
“Mereka sangat hebat dan hampir tidak mungkin mencapai apa yang mereka raih. Tapi mereka bisa jadi dorongan motivasi untuk memberikan yang lebih dan selalu bekerja sebaik mungkin, mencoba setidaknya mendekati apa yang mereka lakukan,” harap Darmian.






0 nhận xét:
Đăng nhận xét