Mantan asisten Tim Nasional Belanda Raymond Verheijen melontarkan kritik atas perlakuan Manchester United terhadap Memphis Depay.
Perlakuan yang dimaksud adalah bahwa gelandang sayap Belanda itu dinilai malah tidak berkembang sejak pindah dari PSV Eindhoven.
Kritik itu adalah salah satu opini tentang bagaimana seorang pemain seharusnya diperlakukan oleh klub. Sejumlah bintang pernah mengalami hal yang lebih buruk.
7. Leonardo Koutris
Leonardo Koutris adalah pemain di divisi kedua liga Yunani. Perlakuan sehari-hari mungkin biasa-biasa saja dan tidak banyak masalah. Namun, ketika cedera dalam sebuah pertandingan melawan Larisa, pemain Ergotellis ini diperlakukan seperti buruk sekali.
Tim fisio yang mengangkutnya keluar lapangan sepertinya tidak cukup mendapat pelatihan dan terlihat tak peduli bagian mana sebetulnya yang sakit. Leonardo sampai terjatuh dua kali. Ketika sudah di pinggir lapangan, cara menurunkannya juga dilepas begitu saja.
Itu aset klub, bung! Bukan karung beras!
6. Andrea Pirlo
10 tahun di AC Milan adalah bukti komitmen Pirlo terhadap klub yang telah merekrutnya dari Inter. Namun, setelah memberi begitu banyak kontribusi, Pirlo akhirnya dibuang begitu saja. Padahal Milan punya fasilitas peremajaan pemain senior yang dikenal sebagai Milan Lab.
Juventus akhirnya melihat peluang emas. Beberapa gelar masih bisa ia berikan selama empat tahun di Turin.
5. Steven Gerrard
Steven Gerrard tadinya berpeluang besar untuk tetap bersama Liverpool sampai ia pensiun sebagai pemain. Namun, Brendan Rodgers melihatnya secara berbeda.
Gerrard mulai dicadangkan padahal calon penggantinya belum siap. Jordan Henderson masih butuh banyak belajar dari kapten legendaris The Reds itu. Gerrard akhirnya memilih berpetualang ke MLS.
4. Iker Casillas
Setelah mengabdi begitu lama dan setia menjaga gawang Real Madrid, Iker Casillas kemudian disingkirkan begitu saja. Tak ada tawaran lebih baik dari Los Blancos selain menjual kiper legendaris ini ke Porto.
Casillas hanyalah satu dari begitu banyak contoh bagaimana Madrid tega membuang pemain-pemainnya.
3. Michael Owen
Orang-orang berpikir bahwa Michael Owen akan dijadikan mesin gol di Real Madrid setelah legenda Liverpool itu pindah ke Santiago Bernabeu tahun 2004. Ternyata yang terjadi tidak sesuai harapan.
Owen lebih banyak dipakai sebagai super-sub, tidak seperti Steve McManaman. Akhirnya Owen memilih pulang ke Inggris dan bergabung dengan Newscastle.
2. Duet Arjen Robben dan Wesley Sneijder
Duet pemain asal Belanda ini sebenarnya tidak bermasalah ketika mereka sama-sama di Real Madrid. Hanya saja, manajemen El Real sepertinya hanya menganggap mereka berdua sebagai aset yang tak terlalu penting.
Demi memberi ruang untuk kedatangan dua pemain yang secara internasional lebih menjual, Ricardo Kaka dan Cristiano Ronaldo, Madrid menjual Robben ke Munchen sementara di hari yang sama Sneijder dilepas ke Inter.
1. Victor Valdes
Setelah dilepas secara cuma-cuma oleh Barcelona, Louis van Gaal sebenarnya punya niat baik dengan menyelamatkan kiper legendaris ini. Namun, di belakang hari ego dua sosok yang punya watak keras itu berbenturan.
Valdes tak mau dimainkan di tim U21 sementara Van Gaal punya David de Gea dan Sergio Romero. Buntutnya, Valdes dipinjamkan ke Standard Liege hingga akhir musim. Kelanjutan konflik pemain vs manajer ini mungkin masih akan berlanjut.






0 nhận xét:
Đăng nhận xét