Berpindah klub tak sekedar berganti seragam, seringkali berpindah klub adalah perubahan nasib yang lebih besar bagi karir seorang pemain. Bermain dengan rekan-rekan setim yang baru, menerapkan gaya sepak bola yang berbeda dan bisa saja berubah posisi yang membutuhkan pemahaman berbeda di atas lapangan.
Siapa saja pesepak bola yang mengalami fase ini dalam karirnya?
5. Nemanja Matic
Pemain asal Serbia ini memang bermain sebagai gelandang bertahan saat berseragam Benfica dan Chelsea. Namun sebelum pindah ke Benfica pada 2011, Matic juga pernah bermain bersama The Blues setelah didatangkan dari MFK Kosice pada awal musim 2009/10 dengan nilai transfer 1,5 juta pound. Saat itu Matic adalah seorang gelandang tengah yang lebih menyerang.
Pindah ke Benfica, pelatih Jorge Jesus merasa bahwa perkembangan Matic akan lebih baik jika bermain di posisi yang lebih bertahan. Kemampuannya sebagai pemutus aliran serangan lawan membuat Mourinho berminat membawanya pulang ke London pada Januari 2014.
4. Cesar Azpilicueta
Didatangkan Chelsea dari klub Ligue 1 Prancis, Marseille, pada musim panas 2012, pemain kelahiran Pamplona, Spanyol, ini sejatinya merupakan seorang bek kanan. Namun konsistensi Branislav Ivanovic, membuat pelatih Rafael Benitez memainkannya sebagai bek kiri untuk melapis Ashley Cole.
Cesar Azpilicueta mempermanenkan posisinya sebagai bek kiri di era Jose Mourinho, tepatnya setelah kekalahan 0-2 atas Newcastle pada November 2014. Performa Ashley Cole yang terus menurun jadi alasannya.
3. Ashley Young
Pemain Tim Nasional Inggris ini didatangkan Manchester United dari Aston Villa pada musim panas 2011. Dikenal sebagai pemain sayap cepat saat menyerang, Ashley Young kemudian menemukan dimensi baru dalam permainannya dengan menjadi seorang full-back maupun wing back dalam formasi 3-5-2 yang terutama lebih sering diterapkan di era Louis van Gaal.
2. Daniel Sturridge
Daniel Sturridge sejatinya adalah seorang striker murni ketika menjadi pemain Manchester City. Namun sejak dibeli Chelsea pada 2009, Sturridge lebih sering beroperasi sebagai seorang pemain sayap ketimbang striker atau pun penyerang tengah. Kondisi ini ditengarai membuatnya tak bahagia hingga memutuskan hijrah ke Liverpool meskipun sudah meraih gelar Champions League bersama The Blues.
Sturridge menjadi ujung tombak mematikan The Reds bersama Luis Suarez yang hijrah ke Barcelona pada 2014. Sejak kepindahan Suarez pula, Sturridge mengalami cedera akut yang membuatnya lebih sering menepi di ruang perawatan.
1. Juan Mata
Pemain Spanyol ini berposisi asli sebagai gelandang serang atau playmaker semasa bermain bersama Valencia. Namun, kepindahannya ke Chelsea pada musim panas 2011 mengurangi perannya sebagai pengatur ritme permainan. Juan Mata kemudian lebih sering dimainkan sebagai pemain sayap kanan dalam formasi 4-2-3-1. Kepindahannya ke Manchester United pada Januari 2014 tak membuat ia kembali melakoni peran sebagai playmaker atau gelandang serang di belakang striker. Manajer Louis van Gaal juga lebih condong memainkan Mata sebagai sayap kanan.






0 nhận xét:
Đăng nhận xét