Thứ Tư, 20 tháng 1, 2016

11 Pemain yang Mengejutkan Semua Orang dengan Pindah ke Premier League

Premier League merupakan salah satu liga terpanas dunia dan masih dianggap terbaik hingga saat ini karena menghadirkan persaingan sengit, dengan intensitas laga yang tinggi di tiap laganya. Semua klub yang terlibat memiliki kans untuk saling mengalahkan, bahkan jika itu tim kecil mengalahkan tim besar.

Tak heran jika Premier League masih jadi daya tarik utama bagi manajer atau pesepakbola yang ingin menjajal kemampuannya di ranah Inggris. Apalagi dengan kekuatan finansial yang mereka miliki.

Meski begitu, tetap ada saja kepindahan-kepindahan pemain dari liga top Eropa lainnya ke Premier League yang sudah mengejutkan banyak orang. Banyak di antara pemain itu yang sukses dan menaklukkan pentas Premier League, ada juga yang gagal dan justru meredupkan kariernya.

Siapa saja pemain-pemain yang masuk kategori mengejutkan semua orang itu?

11. Mesut Ozil (2013)

Arsenal Training Session

Tak ada angin tak ada badai, fans Arsenal tiba-tiba bersorak gembira menyambut kepastian transfer Mesut Ozil dari Real Madrid. Pasalnya gelandang serang Jerman pada musim 2012-2013 menjadi andalan Jose Mourinho yang jadi pelatih Madrid kala itu, dan memberikan total 26 assist lebih dari pemain manapun di liga lainnya.

Namun akibat ketidakpercayaan pelatih, Arsene Wenger berhasil meyakinkan Ozil untuk pindah ke Emirates Stadium dan sang pemain sudah kadung cinta dengan Arsenal, hingga ia sempat berucap tak masalah pindah ke Arsenal meski dengan status bebas transfer.

Kepergian yang mengejutkan banyak orang, bahkan rekan setim Ozil di Madrid, Cristiano Ronaldo marah ia pindah. Pasalnya Ozil pemasok umpan matang kepada Ronaldo di Madrid.

10. Marcel Desailly (Chelsea 1998-2004)

Dietmar Hamman of Newcastle

Juara dunia bersama Timnas Prancis di World Cup 1998 dan Euro 2000 bergelimang kesuksesan saat membela AC Milan pada kurun waktu 1993-1998. Tapi Desailly mengejutkan banyak orang ketika memutuskan pindah ke Chelsea dengan mahar 4,6 juta poundsterling.

Tak diayal kepergiannya tepat bagi pria yang bisa bermain sebagai sweeper, bek tengah, dan gelandang bertahan itu. Desailly menjadi kapten The Blues dan membentuk karang tangguh di lini belakang yang terkenal dengan duetnya, Frank Leboeuf.

Ia berhasil meraih satu gelar UEFA Super Cup, FA Cup, dan FA Charity Shield bersama Chelsea.

9. Alexis Sanchez (2014)

Arsenal v Queens Park Rangers - Premier League

Mata elang dan kejelian Wenger dalam mendatangkan pemain kembali terbukti jitu kala memboyong Sanchez pada 2014, setelah tiga musim bersama Barcelona. Sanchez telah jadi pemain yang matang bersama Blaugrana dan sempat bermain dengan Lionel Messi.

Hal itu menjadikannya pemain yang berpengalaman di kancah Eropa. Sanchez yang pernah bermain untuk Udinese masih berada dalam tahap adaptasi di musim pertamanya, namun musim ini ia jadi andalan Wenger sebelum cedera.

Transfer Sanchez mengejutkan banyak pihak karena ia datang semusim setelah Wenger mendatangkan Ozil. Kedua pemain itu pun jadi kunci kegemilangan The Gunners musim ini.

8. Jurgen Klinsmann (Tottenham Hotspur 1994-1995, 1997-1998)

Klinsmann Signs With Spurs

Klinsmann datang setelah membela Jerman di World Cup 1994 dan bergabung dengan Spurs dari AS Monaco. Transfernya pun cukup mengejutkan mengingat Inggris kritis dengan pemain Jerman sepertinya.

Tapi Klinsmann sempat memukau publik Inggris meski hanya semusim bersama Spurs membawa mereka ke semifinal FA Cup, dan mencetak total 21 gol dalam semusim. Selebrasinya sangat ikonik saat mencetak gol debut saat melawan Sheffield Wednesday.

Klinsmann dua kali memperkuat Spurs, dan terakhir ia melakukannya pada musim 1997/98 kala menyelamatkan The Lilywhites dari ancaman degradasi.

7. Mario Balotelli (Manchester City 2010-2013, Liverpool 2014)

FBL-ENG-PR-MANCITY-BALOTELLI-MANCINI-FILES

Dianggap sebagai bomber masa depan Timnas Italia dan melakukan debut apik bersama Inter Milan, Balotelli pun diboyong City pada 2010 dan ia bereuni kembali dengan Roberto Mancini yang memercayai kualitasnya.

Transfer yang mengejutkan banyak orang dan berisiko karena Balotelli kerap berulah yang memancing kontroversi di dalam dan luar lapangan. musim pertamanya ia membawa City meraih FA Cup, dan di musim kedua ia tampil baik dan memberikan gelar Premier League.

Ia sempat kembali ke Italia bermain dengan AC Milan selama kurun waktu 2013-2014 sebelum akhirnya Liverpool memboyongnya. Manajemen berharap Balotelli tampil seperti kala membela City, namun faktanya ia jarang bermain dan klub meminjamkannya kembali ke Rossoneri.

6. Luis Suarez (Liverpool 2011-2014)

Liverpool v Blackburn Rovers - Premier League

Penampilan dan perkembangan Suarez di Ajax Amsterdam sejak 2007 hingga 2011 sudah cukup bagi Liverpool merekrutnya, bersama dengan Andy Carroll. Tapi transfer itu cukup mengejutkan mengingat Suarez belum terlalu teruji bermain di kompetisi Premier League.

El Pistolero pun butuh tiga musim sebelum akhirnya menegaskan musim terbaiknya pada musim 2013/14 kala ia nyaris membawa Liverpool memenangi titel Premier League. Duetnya dengan Daniel Sturridge dan Philippe Coutinho sangat mengerikan kala itu.

Suarez pun akhirnya meraih golden boot Premier League karena mencetak 31 gol dari 33 pertandingan. Liverpool finis di peringkat dua dan kembali ke Champions League, transfer Suarez yang awalnya mengejutkan berubah jadi salah satu transfer terbaik Liverpool sebelum akhirnya sang pemain hengkang ke Barcelona.

5. Fernando Torres (Liverpool 2007-2011, Chelsea 2011-2015)

Liverpool v Portsmouth - Premier League

Transfer Torres ke Liverpool pada 2007 bisa dibilang mengejutkan karena ia pemain asli didikan akademi Atletico Madrid dan jadi kapten tim, Torres pun memperkuat Los Colchoneros sejak 2001 hingga 2007. Baginya kepindahan itu merupakan kepindahan pertama meninggalkan Spanyol.

Torres tak meraih apapun di waktunya membela Liverpool. Tapi fans sudah kadung suka dengan pemain yang memiliki julukan El Nino itu karena ketajamannya dalam merobek gawang lawan. Anti klimaks Torres justru terjadi setelah ia memutuskan pindah ke Chelsea pada 2011, karena ketajamannya terus menurun.

4. Robinho (Manchester City 2008-2010)

Manchester City v Hull City - Premier League

Robinho yang tengah tenar bersama Real Madrid sedianya akan bergabung dengan Chelsea. Tapi City yang baru diakusisi investor kaya raya oleh perusahaan Saudi Arabia langsung memboyongnya dengan harga 33 juta euro, dan menjadikannya gelombang pertama barisan pemain bintang-bintang City.

Penyerang Brasil cukup menarik perhatian dengan aksi khas Negeri Samba yang dimilikinya. Tapi transfer Robinho tak lebih sebagai daya kejut di transfer musim panas Premier League, karena ia tak memberikan satupun trofi kepada City hingga hengkang ke Milan pada 2010.

3. Javier Mascherano (West Ham United 2006-2007, Liverpool 2007-2010)

West Ham football Club manager Alan Pard

Entah darimana datangnya Mascherano tiba-tiba datang bersamaan dengan rekan setimnya di Corinthians, Carlos Tevez ke West Ham pada 2006. Dua pemain Argentina bertalenta yang sempat kesulitan beradaptasi di Premier League.

Transfer keduanya menghebohkan semua orang termasuk pemerhati sepak bola Inggris. Mascherano namun berpisah jalan dengan Tevez, dan bergabung dengan Liverpool setelah membantu West Ham selamat dari degradasi.

2. Carlos Tevez (West Ham United 2006-2007, Manchester United 2007-2009, Manchester City 2009-2013)

Argentinian footballer's Carlos Tevez (L

Sama halnya seperti Mascherano. Transfer Tevez juga menghebohkan dan masih diingat sebagai pahlawan West Ham karena gol krusialnya yang menyelamatkan The Hammers dari degradasi.

Tevez kemudian membela Manchester United, City dan mencapai level-level terbaiknya bersama dengan Juventus. Boleh jadi keputusannya untuk pindah tepat meski menghebohkan, karena nama Tevez mungkin tidak terkenal seperti saat ini jika tidak berkarier di Premier League.

1. Bebe (Manchester United 2010-2014)

Manchester United's Bebe celebrates afte

Transfer ini jelas jadi transfer yang mengejutkan semua orang, bahkan dari kalangan Manchester United sendiri. Pemain bernama lengkap Tiago Manuel Dias Correia atau yang akrab disapa Bebe itu datang dari klub gurem, yakni Vitoria de Guimaraes.

Yang lebih konyolnya lagi adalah manajer United kala itu, Sir Alex Ferguson mengaku tak pernah melihat pria asal Portugal itu bermain langsung. Tapi ia yakin hanya melihat rekaman video-nya saat bermain dan memboyongnya dengan harga 7 juta poundsterling.

Transfer itu bak membeli kucing dalam karung karena Bebe tak ubahnya pembelian gagal Setan Merah yang menjualnya ke Benfica pada 2014.

0 nhận xét:

Đăng nhận xét