Manajer interim Chelsea, Guus Hiddink, mengembalikan nama besar klub yang sempat terpuruk awal musim ini di bawah arahan Jose Mourinho. Sejak menggantikan The Special One pada Desember 2015, Branislav Ivanovic dan kawan-kawan tak pernah kalah selama 12 laga beruntun di Premier League.

Hasil terbaru diraih London Biru kala menang 2-1 di Carrow Road, markas Norwich City di pekan 28 Premier League. Di mana dua gol kemenangan Chelsea dicetak Kenedy dan Diego Costa, tim tuan rumah hanya mampu mencetak satu gol via lesakkan Nathan Redmond di babak kedua.

12 laga tanpa pernah kalah ini memang baik untuk catatan apik Hiddink, dan juga penting untuk menjaga asa Chelsea mengakhiri musim di posisi yang baik. Yakni zona Eropa, di mana mereka saat ini terpaut delapan poin dengan Manchester City yang memiliki keunggulan dua laga. Satu laga tunda melawan Newcastle United, dan laga pekan 28 melawan Liverpool.

“Saya pikir ini penting (12 laga tak pernah kalah), semua tahu ketika kami memulai pada Desember (2015), kami hampir jatuh ke zona degradasi. Dan kami sempat memiliki target untuk secepat mungkin menjauhi zona itu,” ujar Hiddink diberitakan ​NBC Sports, Rabu (2/3).

“Lalu kami mulai dengan hasil-hasil imbang, dan pada akhirnya saat ini kami telah melalui beberapa laga beruntun dengan kemenangan. Hasil-hasil ini sangat memotivasi kami,” sambungnya.

Lebih lanjut Hiddink juga memuji determinasi Norwich asuhan Alex Neil, yang bermain untuk meraih poin dan menjauh dari zona degradasi. Hingga menyulitkan timnya di 20 menit terakhir.

“Kami tidak ingin bertempur, tapi mereka memaksa kami bertempur, yang mana mereka melakukannya sangat baik karena kami ceroboh di babak pertama. Kami memulai laga dengan sangat baik melalui gol Kenedy,” imbuh Hiddink.

“Dan saya pikir kami bisa membunuh laga di babak pertama, namun kami sedikit terburu-buru di fase terakhir untuk membunuh laga. Lalu skor menjadi 2-0, dan pada akhirnya mereka mempersulit hidup kami,” pungkas pria asal Belanda.